Bisnis di Bidang Variasi
RAJA MOTOR didirikan di Jakarta pada tanggal 11 Maret 1996 oleh pasangan suami istri Erie Riza Nugraha (Erie) dan Entjik Tachiyah (Eta). Sejak awalnya usaha ini sudah memfokuskan diri pada bisnis aksesoris dan sukucadang sepeda motor yang dikelola dengan manajemen modern. Sebelumnya, kedua alumni angkatan 1981, Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya ini bekerja sebagai professional di dunianya masing-masing sejak keduanya lulus dari bangku kuliah awal tahun 1986. Namun pada awal tahun 1996, Eta mengundurkan diri dari Bank Niaga dengan jabatan terakhir sebagai Senior Manager dan berkonsentrasi penuh sebagai pioneer dalam melanjutkan memulai bisnis keluarga ini dan akhirnya Erie pun menyusul mengundurkan diri dari PT IBM Indonesia pada awal tahun 2003 dengan jabatan terakhir sebagai Contracts and Negotiations Manager.
RAJA MOTOR merupakan perusahaan yang menyediakan kebutuhan aksesoris dan suku cadang lengkap dengan harga yang kompetitif. RAJA MOTOR mulai mengembangkan konsep one stop shopping dan self service bagi para customernya dan sejak tahun 2003 merambah masuk ke modern market, yang dilanjutkan pada medio tahun 2006 RAJA MOTOR mengembangkan bisnisnya melalui waralaba ( franchise ).
Investasi Di Raja Motor
Investasi Awal
Franchise Fee (5 tahun)
Set Up Store
Stock Awal
Legal Fee
Modal Kerja Awal
Rp. 75,000,000
Rp. 80,000,000
Rp. 125,000,000
Rp. 5,000,000
Rp. 20,000.000
Total Investasi Awal
Rp. 305,000,000
Perkiraan Pendapatan per Bulan
Omzet Penjualan
(Rp.3,5jt per hari x 30 hari)
Rp. 105,000,000
Gros Profit rata-rata 20% x omzet
Rp. 21,000,000
Perkiraan Pengeluaran per Bulan
Gaji 5 orang pegawai
Listrik, Telepon dan Air
Rp. 5,000,000
Rp. 1,000,000
Total Biaya bulanan
Rp. 6,000,000
Laba per Bulan
Rp. 15,000,000
Perkiraan Balik Modal
20 bln